Saturday, 25 April 2020

JAGA KESEHATAN MENTAL SELAMA PANDEMI COVID 19


Seperti yang kita ketahui, angka pasien positif Corona semakin meningkat di seluruh dunia. Beberbagai macam upaya pemerintah untuk mensosialisasikan kepada masyarakat supaya bisa menekan angka peningkatan pasien yang terinfeksi virus. Mulai dari sosialisasi penggunaan masker setiap keluar rumah, rajin cuci tangan dengan sabun, menerapkan physical distancing, dan yang terpenting adalah menjaga kesehatan agar memiliki  daya tahan tubuh yang baik.

Pada dasarnya virus Corona adalah virus yang menginfeksi saluran pernafasan. Virus ini akan lebih mudah menyerang pada orang yang memiliki imun tubuh yang rendah. Maka gak heran kalau angka kematian pasien pengidap virus ini didominasi oleh kalangan lansia. Meski demikian, yang ngerasa masih muda juga tetap harus menjaga daya tahan tubuh donk. Dengan menjaga daya tahan tubuh dengan baik, kita bisa mencegah masuknya virus ke tubuh kita dan tidak berpotensi menularkan virus ini ke orang lain.

Menerapkan pola hidup yang sehat adalah upaya bagaimana kita bisa meningkatkan imunitas tubuh. Makan-makanan yang bergizi seperti sayur dan buah, tidak merokok, berolahraga yang teratur, dan rutin mengkonsumsi vitamin dan ramuan untuk meningkatkan imun tubuh kita.

Di sisi lain, yang gak kalah penting adalah menjaga kesehatan mental selama pandemi. Kenapa sih kesehatan mental juga perlu diperhatikan?

Dikutip dari Forbes.com, masa pandemi bisa memicu rasa takur, cemas, bahkan perilaku yang gak menentu. Kalau ini berlangsung lama, maka otak kita jadi overdrive dan bisa memicu gejala fisik seperti insomnia, gangguan pencernaan, kelelahan, dan lain sebagainya. Akibatnya imun tubuh akan melemah dan kita akan mudah terinfeksi virus lebih cepat. 

So, yuk kita lakukan upaya-upaya sederhana biar kesehatan mentalmu semakin terjaga selama pandemi. Hal yang bisa kalian lakukan antara lain:

1. Tetap produktif selama di rumah


Kebijakan pemerintah untuk bekerja dan belajar dari rumah ternyata bikin kita jadi mager alias malas gerak dan justru rutinitas sehari-hari jadi berantakan. So, tetap lakukan kegiatan produktif ya selama di rumah. Tetap bangun di pagi hari seperti biasanya. Untuk para working moms, pastikan moms bisa memanagemen waktu antara bekerja, mengurus urusan domestik, sampai membersamai anak-anak di rumah. Buat yang gak ada pekerjaan, yuk cobain ketrampilan baru selama di rumah seperti menjahit, bercocok tanam, memasak, sehingga hari-harimu jadi terasa lebih menyenangkan.

2. Batasi waktu mengakses sosial media dan hindari membaca berita HOAX

Tahu gak parents? Banyak sekali dilaporkan jika para pasien positive Corona bisa sembuh karena mereka bisa me mantain sosmed mereka dengan baik. Contohnya aja bapak walikota Bogor, Pak Bima Arya. Semenjak dinyatakan pasien positive COVID, beliau ngerasa lebih baik setelah membatasi diri dengan membuka sosial media. Ternyata social media distancing justru lebih penting saat pandemi ini supaya orang gak terlalu panik dan merasa cemas berlebih yang nantinya akan berdampak pada penurunan daya tahan tubuh.

3. Berlatih Mindfulness

Selama masa pandemi ini banyak banget para praktisi mindfulness membagikan tips agar bisa tenang dan bisa mengelola emosi dengan baik. Mindfulness adalah salah satu metode dimana pikiran dan emosi kita terfokus pada kondisi saat ini. Focus on the present adalah hal yang paling mudah untuk mengelola emosi kita menjadi lebih baik. 

Meski pandemi dan jumlah pasien kian meningkat, namun saat ini kita masih diberikan sehat. Kita saat ini berkumpul dengan keluarga. Rasa takut yang ada dalam diri tetap kita terima dengan suka cita. Lalu kemudian kita sadari jika rasa takut itu sehingga kita bisa lebih tenang dan menerima segala kondisi yang ada.

4. Membantu orang lain bisa meningkatkan kesehatan mental

Dengan situasi yang serba sulit seperti saat ini, ada aja kelakuan orang untuk jadi panic buying. Menimbun kebutuhan pangan sampai orang lain tidak kebagian, menimbun masker dan hand sanitizer untuk diperjual belikan dengan harga yang sangat tinggi, dan lain sebagainya. Dampak pandemi bagi sebagian besar orang juga berimbas seseorang kehilangan pekerjaan sampai susah untuk makan. Jadi saatnya kita ulurkan tangan kita untuk membantu para sesama. Dengan membantu sesama, efikasi diri  dan kualitas diri kita meningkat karena bisa bermanfaat bagi orang lain.

5. Berlatih meditasi

Berlatih nafas diyakini dapat mereduksi stress dan kecemasan. Dengan berlatih nafas kita dapat mengistirahatkan pikiran sejenak dan merasakan udara masuk ke dalam rongga-rongga tubuh kita. Berlatih nafas juga membuat kita lebih mudah mengelola emosi sehingga kita jadih lebih tenang dalam mengambil keputusan.

6. Makan makanan yang memiliki kandungan nutrisi yang baik

Penelitian menemukan bahwa stress dapat memicu seseorang untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung gula dan lemak jenuh tinggi yang sering ditemukan di junk food, fast food, dan sejenisnya. Jadi siapkan cemilan yang sehat ya selama pandemi. Pilihlah makanan yang tinggi protein dan kalium karena mereka terbukti membantu menenangkan suasana hati seperti granola, buah-buahan, yang dapat dicerna tubuh dengan baik.

7. Lakukan self-care

Meskipun kegiatan di rumah membuat waktu kita menjadi lebih produktif , namun tetap pastikan waktu untuk self care dengan melakukan kegiatan yang kamu sukai. Contohnya seperti mendengarkan musik, beribadah, membaca Al-Quran, atau melakukan spa untuk memanjakan diri anda dari segala macam rutinitas yang dilakukan sehari-hari. Membuat jurnal syukur juga salah satu bentuk self care yang sangat mudah di terapkan sehari-hari. Tulislah 3 hal yang membuatmu bersyukur hari ini sebelum tidur. Keesokan harinya, kita akan lebih bersemangat dan postif menjalanakan kegiatan sehari-hari.

8. Melakukan aktvitas & komunikasi positif bersama keluarga



Selama di rumah saja, membangun keluarga yang tangguh adalah hal yang sangat penting untuk meningkatkan kesehatan mental kita. Bayangin selama pandemi ini kita bertemu dengan anggota keluarga kita selama 24 jam. Semua yang kita lakukan berawal dan berakhir di keluarga. Jadi bisa saja konflik akan sering terjadi jika kita tidak bisa membangun interaksi yang baik. Lakukan kegiatan yang menyenangkan seperti memasak bersama, bermain game bersama, yang membuat hubungan antar anggota keluarga jadi semakin erat dan harmonis.

Nah, itu dia beberapa tips menjaga kesehatan mental selama pandemi. Kita yakin jika pandemi ini akan segera berahir dan kita akan bisa menikmati momen bersama-sama jika kita bisa menjaga kesehatan mental kita dengan baik. Selamat mencoba :)

#BPNRamadhan2020
#BPNRamadhanChallenge
#BloggerPerempuanNetwork
#BPNRamadanChallengeDAY4

1 comment:

Yakin gak mau BW? Aku suka BW balik loh