Sunday, 14 April 2019

#MoneySmartMenginspirasi: Tips Menghemat Uang dengan Gaya Hidup Minim Sampah


Menjadi ibu rumah tangga memang membutuhkan skill yang baik dalam mengatur keuangan. Mulai dari cerdas dalam mengatur pengeluaran, investasi, hingga upaya-upaya kecil untuk menghemat uang.

Sebenarnya ada banyak cara yang bisa kita siasati supaya bisa menekan besaran angka pengeluaran bulanan lebih dari biasanya. Contohnya kalian  bisa lakukan tips menghemat ala emak-emak yang saya baca di salah satu artikel MoneySmart Indonesia tentang tips menghemat uang ala emak-emak

Nah, salah satu tips menghemat uang ala emak-emak dalam artikel tersebut adalah “Bikin sampah menjadi barang berdaya guna”  Wow, kok bisa sih? Bisa donk!
Salah satu tips menghemat uang ala emak-emak yang dikutip dari artikel www.moneysmart.id

Sampah selama ini selalu dianggap nirguna oleh banyak orang. Akhirnya orang pada merelakan benda-benda yang dianggap sampah itu untuk dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Padahal sampah semakin menggunung di TPA karena gak terurai dengan cepat. Akibatnya sampah-sampah ini mengeluarkan gas metan yang bikin bumi makin panas, bencana longsor, sampai banjir yang terjadi akibat penumpukan sampah. Ngeri kan!

Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah mengubah gaya hidup minim sampah di rumah. Gaya hidup minim sampah atau zero waste lifestyle adalah gaya hidup positif yang bertujuan untuk menekan besarnya pembuangan sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA).

Sejauh ini, sampah rumah tangga adalah kontributor terbesar penyumbang sampah ke TPA di seluruh dunia.  Bayangkan aja, setiap harinya selalu ada sampah yang dibuang dari aktivitas rumah tangga seperti memasak, makan, mencuci, membeli barang atau makanan di luar, penggunaan popok, sampai sampah dari  penggunaan plastik dan kertas sekali pakai.

Pantas saja ya, setiap rumah pasti bakal menghasilkan sampah setiap harinya untuk dibuang ke TPA. Terus apa donk hubungannya dengan menghemat pengeluaran rumah tangga?

Sst...sini aku bisikin. Ternyata kalau kita bisa cermat memanfaatkan sisa-sisa sampah rumah tangga, kita juga bisa menghemat pengeluaran bulanan seperti pengeluaran grocery, beli sayur-sayuran, dan pengeluaran yang lainnya loh.
  
Nah, sudah mulai penasaran kan gimana caranya. Yuk mari kita intip beberapa tips menghemat uang yang bisa kalian lakukan dengan gaya hidup minim sampah:

1. Memanfaatkan sisa buah untuk cairan pembersih.
     
   


    Kita tahu donk makan itu adalah kebutuhan primer bagi setiap manusia. Akan selalu ada sisa sayur, buah, maupun makanan hewani setiap kali kita memasak. Nah, dengan visi misi mengupayakan minim sampah, sisa-sisa tersebut bisa kita sulap menjadi hal yang bermanfaat.

Contohnya adalah membuat cairan mencuci piring dengan sisa buah. Cairan ini sering dikenal dengan cairan eco enzyme.

Untuk eco enzyme, kita bisa kumpulkan sisa kulit buah seperti kulit jeruk, mangga, atau kulit buah yang beraroma segar. Kemudian campurkan dengan air dan gula, taruh ke dalam wadah elastis. Diamkan selama kurang lebih 3 bulan. Setelah itu cairan buahnya bisa kita gunakan untuk mencuci piring, mengepel, sampai membersihkan perabotan.

Atau ada cara lain untuk memanfaatkan sisa kulit jeruk. Caranya tinggal rebus kulit jeruk hingga lunak, lalu pisahkan dari airnya. Kemudian blender sampai halus. Nah jadi deh, pasta kulit jeruk bisa digunakan untuk mencuci piring. Simpel kan?

Buah jeruk yang direbus memiliki berbagai macam manfaat antara lain bisa untuk mencuci piring sampai membersihkan peralatan rumah tangga.. Wah, berarti kita bisa hemat loh gak perlu belanja bulanan sabun cuci lagi. Artinya, kita bisa menyisihkan sebagian dari pengeluaran grocery setiap bulannya kan?

2. Regrow bumbu dapur
https://www.icreativeideas.com/13-vegetables-that-you-can-regrow-again-and-again/

Sayur-sayuran yang masih memiliki akar ternyata bisa kita tanam kembali loh. Misalnya aja daun bawang. Selama ini sering kita pakai sebagai sajian tambahan dalam masakan.

Nah, sisakan 5 cm akar daun bawang lalu beri air. Esoknya kamu bakal bahagia lihat daun bawangmu tumbuh kembali. Daun kemangi, dan beberapa daun lain juga bisa kita regrow di pekarangan rumah kita. Lumayan kan kita masih bisa menyisihkan seribu dua ribu uang makan mingguan kita.

3. Bikin komposter di rumah untuk menanam bumbu dapur
komposter untuk sisa sayur dan buah

Banyak para emak-emak  yang ngerasa ribet ngurusin tanaman. Harus beli cairan anti hama lah, pupuk lah, dan lain sebagainya. Eits, jangan khawatir. Moms bisa manfaatkan sisa makanan yang ada di dapur untuk menutrisi tanaman nih.

Contohnya cangkang telur yang dihaluskan untuk menutrisi tanah agar tanaman subur, membuat eco enzyme untuk mengusir hama, dan juga membuat kompos dari sisa-sisa sayuran.

Nah, kalau gini bikin semangat berkebun di rumah lagi deh. Sekalian juga tuh sambil menanam berbagai macam bumbu dapur. Jadi gak perlu beli bumbu dapur lagi, makin menghemat uang kan...

4. Meminimalisir aktivitas yang berdampak pada emisi gas rumah kaca.

                    

Bagi pelaku zero waste, kita juga harus berpegang teguh dalam upaya menyelamatkan bumi. salah satunya melakukan aktivitas yang minim gas rumah kaca.

Emisi gas itu yang bikin bumi kita semakin panas dan membuat perubahan iklim semakin gak stabil. Kalau sudah gak stabil, berbagai macam kerugian akan dialami oleh manusia. Diantaranya adalah, petani jadi gagal panen sehingga harga bahan makanan semakin tinggi, nelayan semakin kesulitan mendapatkan ikan, sampai bencana banjir, longsor, kemarau berkepanjangan akan melanda bumi ini.

Salah satu penyebabnya adalah aktivitas manusia yang berlebihan seperti pemakaian kendaraan pribadi, penggunaan listrik, air, sampai penggunaan plastik dan kertas sekali pakai.

Jadi sebisa mungkin kita menghemat listrik supaya jejak karbon kita dalam menyumbangkan emisi gas cenderung lebih rendah. Beberapa upaya yang bisa kalian lakukan adalah matikan lampu jika tidak dipakai, jemur cucian tanpa mesin pengering ketika musim panas, tampung air hujan untuk menyiram tanaman, dan seringlah berjalan kaki atau menggunakan transportasi umum saat berpergian.

Saat berpergian, jangan lupa bawa botol, sedotan, tas, dan lap yang bisa digunakan kembali ya. Penggunaan botol, plastik, sampai sedotan sekali pakai akan menambah penumpukan sampah yang tidak baik bagi bumi kita.

Ribet? Awalnya sih ribet. Tapi jika sudah terbiasa, semua akan dilakukan dengan riang gembira. Gimana nggak happy? Udah hemat pengeluaran listrik dan air, ditambah bonus sehat pula karena lebih rajin berjalan kaki.

5. Ber-DIY dengan Sampah di Rumah

                      

Sekarang ini banyak sekali tutorial DIY (do it your self) untuk memanfaatkan barang yang gak kepakai di rumah. Contohnya menggunakan kembali sisa toples kecil untuk wadah bumbu, membuat prakarya dengan si kecil dari kertas bekas, sampai membuat tempat penyimpanan mainan dari kardus  yang dibungkus cantik dengan kertas atau kain sisa.

Ternyata, hal—hal kecil jika kita atur dengan baik bisa menghasilkan pundi-pundi uang ya secara tidak kita sadari. Asalkan kita bisa secara konsisten menjalankannya ya. 

Nah, buat kalian yang ingin cari informasi finansial mulai tentang tabungan, budgeting, asuransi, sampai investasi bisa kunjungi website www.moneysmart.id karena MoneySmart.id adalah portal finansial terbesar di Indonesia yang dapat membantu kalian dalam mengelola keuangan. 

Semoga informasi mengenai #MoneySmartMenginspirasi tadi bisa membantu kalian tentang mengelola keuangan ya. Yuk belajar menghemat uang dengan gaya hidup minim sampah :)

9 comments:

  1. wow ide bagus kebetulan beli jeruk nipis satu kilo tapi gak tau mau diapain.nice info

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo praktis direbus terus diblender buat cuci piring bik dona

      Delete
  2. Wah beberapa hal blm sempat ku lakukan nih. Agak ribet kalo ga di rumah sendiri. Mengajak org lain utk ikutan jg ternyata susah

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya saya juga masih belum konsisten karena masih riweh dengan anak-anak yang masih bayi hehhee. semangaat

      Delete
  3. Wah keren banget gaya hidup minim sampah... c

    ReplyDelete
  4. Yess. Beneran menginspirasi ya. Selain hemat, juga semakin peduli lingkungan. Keren!

    ReplyDelete
    Replies
    1. yap. udah saatnya aware sama lingkungan kita and it start from small things :)

      Delete

Yakin gak mau BW? Aku suka BW balik loh